Infark Miokard Akut
Infark miokard adalah kematian otot jantung karena penyumbatan pada
arteri koroner. Otot-otot jantung yang tidak tersuplai darah akan
mengalami kerusakan atau kematian mendadak.
http://majalahkesehatan.com/9-gangguan-jantung-yang-wajib-anda-ketahui/
Rabu, 17 April 2013
Gangguan Jantung-Aterosklerosis
1. Aterosklerosis.
Aterosklerosis adalah penebalan dinding arteri sebelah dalam karena endapan plak (lemak, kolesterol dan buangan sel lainnya) sehingga menghambat dan menyumbat pasokan darah ke sel-sel otot. Aterosklerosis dapat terjadi di seluruh bagian tubuh. Bila terjadi pada dinding arteri jantung, maka disebut penyakit jantung koroner (coronary artery disease) atau penyakit jantung iskemik.
Aterosklerosis berlangsung menahun dan menimbulkan banyak gangguan penyakit. Aterosklerosis dimulai dari adanya lesi dan retakan pada dinding pembuluh darah, terutama karena adanya tekanan kuat pada pembuluh jantung. Pada tahap berikutnya, tubuh berusaha memulihkan diri dengan menempatkan zat-zat lemak ke dalam pembuluh darah untuk menutup keretakan. Lambat laun, karena proses peretakan dan penutupan yang berulang, zat-zat lemak itu bisa menutup pembuluh jantung.
Salah satu gejala aterosklerosis jantung adalah Angina pektoris, yaitu rasa nyeri/tidak enak di daerah jantung dan dada karena berkurangnya pasokan darah ke otot jantung. Angina bisa terjadi baik saat beraktivitas fisik maupun beristirahat. Bila berlanjut, angina bisa berkembang menjadi infark miokard akut yang berbahaya.
http://majalahkesehatan.com/9-gangguan-jantung-yang-wajib-anda-ketahui/
Aterosklerosis adalah penebalan dinding arteri sebelah dalam karena endapan plak (lemak, kolesterol dan buangan sel lainnya) sehingga menghambat dan menyumbat pasokan darah ke sel-sel otot. Aterosklerosis dapat terjadi di seluruh bagian tubuh. Bila terjadi pada dinding arteri jantung, maka disebut penyakit jantung koroner (coronary artery disease) atau penyakit jantung iskemik.
Aterosklerosis berlangsung menahun dan menimbulkan banyak gangguan penyakit. Aterosklerosis dimulai dari adanya lesi dan retakan pada dinding pembuluh darah, terutama karena adanya tekanan kuat pada pembuluh jantung. Pada tahap berikutnya, tubuh berusaha memulihkan diri dengan menempatkan zat-zat lemak ke dalam pembuluh darah untuk menutup keretakan. Lambat laun, karena proses peretakan dan penutupan yang berulang, zat-zat lemak itu bisa menutup pembuluh jantung.
Salah satu gejala aterosklerosis jantung adalah Angina pektoris, yaitu rasa nyeri/tidak enak di daerah jantung dan dada karena berkurangnya pasokan darah ke otot jantung. Angina bisa terjadi baik saat beraktivitas fisik maupun beristirahat. Bila berlanjut, angina bisa berkembang menjadi infark miokard akut yang berbahaya.
http://majalahkesehatan.com/9-gangguan-jantung-yang-wajib-anda-ketahui/
Spinocerebellar Degeneration
Spinocerebellar Degeneration
merupakan penyakit yang mungkin jarang didengar, tapi penyakit ini
cukup terkenal lo…! penyakit ini pernah diangkat menjadi tema sebuah
film yang judulnya “One Liter of Tears (Ichi Rittoru no Namida)”

“One Liter of tears”
Ok, ni penyakit tentang apa sich….?
Penyakit degeneratif saraf ( spinocerebellar ataxia, spinocerebellar Degeneration), mungkin banyak dianggap merupakan dua penyakit yang berbeda, namun ini adalah satu penyakit, hanya saja berbeda nama. Spinocerebellar Ataxia, atau lebih sering disebut Ataxia memiliki gejala-gejala sebagai berikut :

Penyakit ini muncul ketika bagian dari sistem saraf yang mengendalikan gerakan mengalami rusak. penderita penyakit ini mengalami kegagalan kontrol otot pada lengan dan kaki, sehingga menghasilkan kurangnya keseimbangan dan koordinasi.
Kebanyakan gangguan pada penyakit ini menyebabkan sel-sel di bagian otak yang disebut serebelum “berdegenerasi”, atau atrofi. Kadang-kadang tulang belakang juga terpengaruh. Ungkapan cerebellar degenerasi dan degenerasi spinocerebellar digunakan untuk menjelaskan perubahan yang terjadi dalam sistem saraf seseorang. Cerebellar dan degenerasi spinocerebellar memiliki penyebab yang berbeda. Penderita penyakit ini tidak terpatok pada usia. Jadi, dalam usia yang masih dibilang muda penyakit ini juga dapat menyerang
kebanyakan penyakit ini diwariskan turun temurun dan diklasifikasikan berdasarkan lokasi kromosom dan pola pewarisan: autosomal dominan, di mana orang yang terkena mewarisi gen normal dari orangtua dan satu gen yang rusak dari induk lain; dan autosomal resesif.
http://crocodilusdaratensis.wordpress.com/2010/09/07/spinocerebellar-degeneration/
Ok, ni penyakit tentang apa sich….?
Penyakit degeneratif saraf ( spinocerebellar ataxia, spinocerebellar Degeneration), mungkin banyak dianggap merupakan dua penyakit yang berbeda, namun ini adalah satu penyakit, hanya saja berbeda nama. Spinocerebellar Ataxia, atau lebih sering disebut Ataxia memiliki gejala-gejala sebagai berikut :
- Elemen 1 pergerakan terhambat (tiba-tiba jatuh tanpa sebab, tidak bisa menjaga keseimbangan, dll)
- Elemen 2 pergerakan terhenti secara tiba-tiba, tidak bisa mengendalikan syaraf motorik tubuh
Penyakit ini muncul ketika bagian dari sistem saraf yang mengendalikan gerakan mengalami rusak. penderita penyakit ini mengalami kegagalan kontrol otot pada lengan dan kaki, sehingga menghasilkan kurangnya keseimbangan dan koordinasi.
Kebanyakan gangguan pada penyakit ini menyebabkan sel-sel di bagian otak yang disebut serebelum “berdegenerasi”, atau atrofi. Kadang-kadang tulang belakang juga terpengaruh. Ungkapan cerebellar degenerasi dan degenerasi spinocerebellar digunakan untuk menjelaskan perubahan yang terjadi dalam sistem saraf seseorang. Cerebellar dan degenerasi spinocerebellar memiliki penyebab yang berbeda. Penderita penyakit ini tidak terpatok pada usia. Jadi, dalam usia yang masih dibilang muda penyakit ini juga dapat menyerang
kebanyakan penyakit ini diwariskan turun temurun dan diklasifikasikan berdasarkan lokasi kromosom dan pola pewarisan: autosomal dominan, di mana orang yang terkena mewarisi gen normal dari orangtua dan satu gen yang rusak dari induk lain; dan autosomal resesif.
http://crocodilusdaratensis.wordpress.com/2010/09/07/spinocerebellar-degeneration/
Cara Pencegahan Gastritis
Agar kita terhindari dari penyakit gastritis, sebaiknya lakukan pencegahan gastritis dibawah ini:
- Makan yang teratur
- Hindari alkohol
- Makan dalam porsi kecil dan sering
- Menghindari stress
- Mengunyah 32 kali
- Menghindari rokok
Gejala Penyakit Gastritis
Gejala penyakit gastritis yang biasa terjadi adalah
- Mual dan muntah
- Nyeri epigastrum yang timbul tidak lama setelah makan dan minum unsur-unsur yang dapat merangsang lambung ( alkohol, salisilat, makanan tercemar toksin stafilokokus )
- Pucat
- Lemah
- Keringat dingin
- Nadi cepat
- Nafsu makan menurun secara drastis
- Suhu badan meningkat
- Sering bersendawa terutama dalam keadaan lapar
Penyebab Penyakit Gastritis
Ada banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya penyakit gastritis, namun yang paling umum adalah:
- Jadwal makan yang tidak teratur membuat lambung sulit beradaptasi dan dapat mengkibatkan kelebihan asam lambung dan akan mengiritasi dinding mukosa lambung. Itulah sebabnya salah satu pencegahan gastritis adalah dengan makan tepat waktu.
- Stress dapat mengakibatkan perubahan hormonal di dalam tubuh yang dapat merangsang sel dalam lambung yang berlebihan
- Makanan yang teksturnya keras dan dimakan dalam keadaan panas misalnya bakso
- Mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh, makanan pedas dan asam, dan makanan yang mengandung gas seperti ubi, buncis, kol dll.
Pengertian Gastritis
Penyakit gastritis akut atau maag dapat diartikan
sebagai berikut: Gastritis berasal dari kata gaster yang artinya lambung
dan itis yang berarti inflamasi/peradangan. Penyakit gastritis akut
adalah proses inflamasi pada lapisan mukosa dan submukosa lambung, yang
berkembang bila mekanisme protektif mukosa dipenuhi dengan bakteri atau
bahan iritan lain.
Pada manusia lapisan perut mengandung sel khusus yang dapat menghasilkan asam dan enzim, yang berfungsi untuk membantu memecah makanan untuk pencernaan, dan lendiruntuk melindungilapisan perut dari asam. Ketika lapisan perut meradang, otomatis sel tersebut akan menghasilkan lebih sedikit asam, enzim, dan lender.
http://buletinkesehatan.com/penyakit-gastritis-akut/
Pada manusia lapisan perut mengandung sel khusus yang dapat menghasilkan asam dan enzim, yang berfungsi untuk membantu memecah makanan untuk pencernaan, dan lendiruntuk melindungilapisan perut dari asam. Ketika lapisan perut meradang, otomatis sel tersebut akan menghasilkan lebih sedikit asam, enzim, dan lender.
http://buletinkesehatan.com/penyakit-gastritis-akut/
Langganan:
Postingan (Atom)